Faktor–Faktor Yang Berhubungan Dengan Penyakit Diabetes Melitus Di Ruang Poli Interna RSUD Mokopido Kabupaten Toli-Toli

, , Leave a comment

Diabetes adalah penyakit kronis yang terjadi ketika pankreas tidak menghasilkan insulin yang cukup, atau ketika tubuh tidak dapat secara efektif menggunakan insulin yang dihasilkan. Hiperglikemia, atau gula darah yang meningkat, merupakan efek umum dari diabetes yang tidak terkontrol dan dari waktu ke waktu menyebabkan kerusakan serius pada banyak sistem tubuh, khususnya saraf dan pembuluh darah. Penyakit diabetes mellitus dapat terjadi pada semua kelompok umur dan populasi, pada bangsa manapun dan mulai usia berapa pun. Pada usia anak-anak disebut diabetes mellitus tipe I, sedangkan pada usia dewasa dan lansia diabetes mellitus tipe II. kejadian diabetes mellitus berkaitan erat dengan faktor keturunan, dan kejadian diabetes mellitus tipe II, 9 kali lebih banyak daripada diabetes mellitus tipe I (Bustan. 2014).

Menurut data World Health Organisation (WHO), jumlah penderita akibat penyakit diabetes mellitus yang meninggal hingga saat ini diperkirakan mencapai lebih dari 14 juta penduduk di seluruh dunia.Peningkatan penderita penyakit ini disebabkan karena kebanyakan penderita tidak menyadari kalau dirinya telah mengidap penyakit ini Dalam profil Kesehatan Indonesia tahun 2013, Diabetes Mellitus berada pada urutan ke enam dari 10 penyakit utama pada pasien rawat Inap di rumah sakit di Indonesia (Kemenkes RI. 2015)

Di indonesia Pada tahun 2013, terdapat sekitar 5,6 juta penduduk Indonesia yang mengidap Diabetes. Pada tahun 2014, jumlah penderita diabetes di Indonesia meningkat tajam menjadi 12 juta orang,dimana baru 50 persen yang sadar mengidapnya dan diantara mereka baru sekitar 30 persen yang datang berobat teratur.  Jika dilihat per provinsi prevalensi DM tertinggi terdapat di Kalimantan Barat dan Maluku Utara (masing-masing 11,1%), Riau (10,4%), NAD (8,5%), sedangkan prevalensi DM terendah terdapat di provinsi papua (1,7%).  (Kemenkes RI. 2015 ).

Jumlah penderita diabetes melitus di Sulawesi tengah terbilang  masih tinggi. Berdasarkan data Dinas kesehatan Sulawesi Tengah , jumlah penderita meningkat pada tahun 2015 dibandingkan tahun sebelumnya yaitu pada tahun 2014 mencapai 16.330 penderita, meningkat menjadi 16.456 penderita di tahun 2015.(Surdatin. 2015)

Untuk penderita diabetes di sulawesi tengah tersebar di beberapa kabupaten / kota  yaitu : kota palu 3.122 kasus, Kabupaten Donggala 571 kasus, Poso 506 kasus, Parigi Moutong 65 kasus, Tolitoli 415 kasus, Buol 330 kasus, Tojo Una-una 3.587 kasus, Banggai 1.089 kasus, Banggai Kepulauan 269 kasus, Morowali 237 kasus, Sigi 382 kasus, Morowali Utara 248 kasus dan Banggai Laut 202 kasus (Surdatin. 2015).

Jumlah penderita yang dirawat Di Rumah Sakit Umum Daerah Mokopido Kabupaten Tolitoli tercatat pada tahun 2014 sebanyak 159 penderita dengan jumlah meninggal 22 orang, tahun 2015 sebanyak 206 penderita dengan jumlah meninggal 15 orang, dan tahun 2016 sebanyak 215 penderita dengan jumlah meninggal 13 orang. (Astuti S. 2017)

Berdasarkan data di atas menunjukkan masih tingginya angka penderita yang disebabkan oleh Diabetes melitus yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini menjadi masalah serius karena adanya peningkatan kasus dan korban yang meninggal (Mokopido, 2017).

Kenaikan jumlah penderita diabetes melitus erat kaitannya dengan transisi demografi yaitu disebabkan oleh peningkatan kualitas hidup yang berhubungan dengan peningkatan kasus diabetes melitus, hal ini dikarenakan perubahan struktur pekerjaan penduduk, yang sebelumnya didominasi dari sektor pertanian menjadi sektor pabrik dan jasa menyebabkan berkurangnya aktifitas fisik sehingga energi yang di konsumsi lebih besar dari energi yang dikeluarkan yang mengkibatkan adanya perubahan pola makan sebagai salah satu faktor risiko yang berhubungan dengan diabetes. Selain itu faktor yang mempermudah seseorang terkena diabetes melitus antara lain faktor ekonomi, faktor lingkungan, dan faktor prilaku meliputi : pola makan, aktifitas fisik, dan status pekerjaan (Dita G. 2015).

Dari latar belakang diatas, penulis tertarik untuk meneliti faktor yang berhubungan dengan penyakit diabetes melitus di RSUD Mokopido kabupaten Toli-toli.

Nama : Fharitz R. Mahmud