Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Penyakit Tb Paru Di Rumah Sakit Umum Daerah Mokopido Kabupaten Tolitoli

TB paru masih menjadi masalah kesehatan global utama, diperkirakan 8,6 juta orang terjangkit TB paru dan 1,3 juta orang yang meninggal karenanya, termasuk 320.000 kematian diantaranya pada penderita HIV (Human Papiloma Virus) positif. Angka kematian karena TB paru tidak dapat diterima, mengingat sebagian besar dapat dicegah. Hampir 20 tahun setelah WHO (world health organization) mendeklarasikan TB paru sebagai global public health emergency, kemajuan pesat telah dibuat terhadap penetapan target global 2015, dalam konteks Millennium Development Goals (MDGs) atau tujuan pembangunan millennium (Kemenkes RI, 2015).

TB Paru adalah penyakit menular yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis. Kuman tersebut biasanya masuk ke dalam tubuh manusia melalui udara pernafasan ke dalam paru. Kemudian kuman tersebut menyebar dari paru ke bagian tubuh lainnya, melalui sistem peredaran darah, sistem saluran limfe, melalui saluran nafas (bronchus) atau penyebaran langsung ke bagian-bagian tubuh lainnya. TB dapat terjadi pada semua kelompok umur, baik di paru maupun di luar paru (Gemosatnovan, 2013).
Indonesia merupakan negara yang menempati urutan kelima di dunia yang memiliki jumlah kasus TB paru terbanyak setelah India (3 juta), China (1,8 juta), Nigeria (830 ribu) dan Bangladesh (690 ribu).3,6 Tahun 2009 terdapat sebanyak 660 ribu kasus TB paru di Indonesia dengan penemuan 430 ribu kasus baru dan jumlah kematian akibat TB paru sebanyak 61.000 kasus.5 Sebagian besar pasien TB paru adalah penduduk dengan golongan usia produktif (15–54 tahun) (Mahfuhzah, 2015).

Dari data sulawesi tengah Angka Notifikasi Kasus dan Cakupan Penemuan Kasus TB untuk semua tipe berfluktuasi serta cenderung mengalami peningkatan sejak tahun 2010 sampai tahun 2015. Di tahun 2015 penderita TB Paru dengan Angka notifikasi ada peningkatan > 5 % CNR (Case Notification Rate) = 131, dan CDR = 41. Penemuan kasus ini merupakan kontribusi dari puskesmas, beberapa rumah sakit dan lapas. Walaupun provinsi sudah mencapai target penemuan kasus > 5 % setiap tahun, namun hasil ini akan berbeda pada beberapa kabupaten

Dari data di Rumah Sakit Umum Mokopido Tolitoli mendapatkan bahwa pada tahun 2014 terdapat 161 penyakit TB Paru, Tahun 2015 terdapat 176 penyakit TB Paru, dan 2016 terdapat 287 penyakit TB Paru. Dari data yang di dapatkan di tahun 2014, 2015, dan 2016 terjadi peningkatan dari segi pasien di RSU Mokopido Tolitoli (Hasnawati, 2017).

Nama : Moh. Izhar A Batalipu