Hubungan Kepadatan Hunian Dan Ventilasi Rumah Dengan Penyakit Ispa Pada Anak Balita Di Puskesmas Wani Kabupaten Donggala

Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) merupakan salah satu masalah kesehatan yang ada di negara maju dan berkembang. Hal ini karena tingginya angka kesakitan dan kematian akibat ISPA pada anak balita. Menurut laporan WHO, angka kesakitan akibat infeksi saluran pernafasan akut mencapai 8,2% (Suryani dkk, 2015).

Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyebab kematian pada anak di negara berkembang. Hampir semua kasus kematian karena ISPA pada anak adalah ISPA bagian bawah terutama pneumonia. ISPA bagian atas hanya sedikit yang mengakibatkan kematian tetapi dapat mengakibatkan sejumlah kecacatan (Dinkes Jateng, 2013).

Di Provinsi Sulawesi Tengah sendiri, tahun 2015 jumlah penderita ISPA sekitar 657 orang. Di Kabupaten Donggala, jumlah penderita ISPA cukup tinggi sekitar 348 orang. Artinya, penderita ISPA di Donggala menyumbang hampir 50% dari total jumlah penderita ISPA yang ada di Sulawesi Tengah (Musdalifah, 2017). Data terbaru dari puskesmas Wani menunjukkan bahwa di kawasan tersebut, jumlah penderita ISPA mencapai sekitar 1838 orang (Puskesmas Wani, 2016). Data ini otomatis mengkoreksi data sebelumnya terkait jumlah riil penderita ISPA di Kabupaten Donggala secara keseluruhan. Khusus di Desa Puskesmas Wani, balita penderita ISPA mencapai 243 anak balita. Lokasi ini menjadi lokus terbesar penyumbang jumlah penderita ISPA di Kabupaten Donggala (Hasil wawancara dengan pegawai puskesmas wani, 2017).

Survei awal pada perumahan di daerah Puskesmas Wani menunjukkan kondisi lingkungan rumah yang pencahayaan alami dan kelembaban udaranya bervariasi dan merupakan area pemukiman yang cukup padat penduduk, lingkungan yang kotor, penggunaan kayu bakar yang masih tinggi, kebiasaan merokok, serta penggunaan anti nyamuk bakar yang masih banyak digunakan oleh masyarakat.

Terdapat asumsi bahwa kondisi lingkungan dan kebiasaan yang buruk yang masih dilakukan di masyarakat Puskesmas Wani sangat berpengaruh terhadap penyakit ISPA pada anak balita di wilayah itu. Berdasarkan uraian diatas maka, judul penelitian ini adalah “Hubungan Kepadatan Hunian Dan Ventilasi Rumah Dengan Penyakit ISPA Pada Anak balita Di Puskesmas Kabupaten Donggala”.

Nama : Iksan