Hubungan Kualitas Pelayanan Posyandu Dengan Kunjugan Balita Di Posyandu Desa Lelean Nono Kecamatan Baolan Kabupaten Tolitoli

Di Indonesia pada tahun 2014 kunjungan balita ke posyandu masih 50% dan kondisi ini salah satunya dipengaruhi oleh cara pandang orang tua yang merasa anaknya tidak perlu lagi dibawa ke posyandu seiring dengan pertambahan umur, selain itu minimnya kepercayaan para orang tua terhadap kinerja kader posyandu. (kemenkes.2015).

kualitas pelayanan adalah keseluruhan karakteristik barang atau jasa yang menunjukkan kemampuanya dalam memuaskan kebutuhan konsumen, baik berupa kebutuhan yang dinyatakan maupun kebutuhan yang tersirat Menurut Pohan (2012).

Di Sulawesi Tengah bila dilihat pencapaian cakupan provinsi Sulawesi Tengah belum mencapai target yaitu masih tampak perbedaan cakupan antara wilayah Kabupaten satu dengan Kabupaten lain dimana cakupan tertingi balita yang ditimbang (D/S) pada tahun 2014ada di Kabupaten Morowali Utara sebesar (82.9%),ditahun 2015 terdapat pada Kabupaten Toli-Toli (83,2%), sedangkan cakupan persentase terendah tahun 2014 sebesar (52.7%) ada pada Kabupaten Banggai laut, tahun 2015 (58,4%) juga terdapat pada Kabupaten yang sama.Peningkatan Cakupan D/S Provinsi Sulawesi Tengah pada tahun 2015 tidak terlalu sigfinikan karena hanya naik (2,1%),capaian ini tidak lepas dari upaya yang dilakukan seluruh komponen baik petugas kesehatan Kabupaten/Kota,Kader Posyandu serta partisipasi masyarakat, Dukungan Program BOK melalui sweping/pelacakan pada balita yang tidak berkunjung ke Posyandu juga menjadi factor pendukung peningkatan cakupan balita yang ditimbang (D/S). (kemenkes.2015).

Puskesmas Baolan Kabupaten toli-toli jumlah kunjungan Balita ke Posyandu 74,63% dari jumlah balita 1088 (Dinkes, 2015). Sedangkan menurut hasil survey dari peneliti catatan hasil penimbangan di posyandu Desa Lelean Nono pada november 2016 sebesar 67,8% dan dari posyandu Desa Lelean Nono jumlah kunjungan Ibu Balita ke posyandu sebesar 18,75% dari jumlah balita 125 keseluruhan balita yang ada di posyandu Desa Lelean Nono sehingga peneliti mengambil lokasi posyandu Desa Lelean Nono untuk dijadikan penelitian.

Berdasarkan uraian diatas, kunjungan anak balita ke posyandu masih cukup rendah, terutama tentang beberapa faktor yang mempengaruhi derajat kesehatan. Maka peneliti tertarik untuk mengetahui hubungan peleyanan Kesehatan Posyandu Dengan Frekuensi Kunjungan Ibu Balita Di Posyandu Desa Lelean Nono Kecamatan Baolan Kabupaten Toli-toli.

Nama : Mabrur