Hubungan Pendidikan, Penghasilan, Pengetahuan Dan Sikap Masyarakat Dengan Pemanfaatan Mck Komunal

mengelola sumber alam untuk ini diperlukan pendekatan pembangunan dengan pengembangan lingkungan hidup yaitu ecodevelopment. Dalam pendekatan ini berlaku dalil apa yang diambil dari alam harus dikembalikan ke alam, sekurang- kurangnya diganti dengan hal yang berperan serupa kepada alam. (Emil Salim, 1993).

Pembangunan kesehatan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya, sebagai investasi bagi pembangunan sumber daya manusia yang produktif secara sosial dan ekonomis. (UU Kesehatan RI, 2009).

Tujuan Pembangunan Milenium Indonesia menetapkan target “Akses Universal 100-0-100” (akses Air Minum 100%, Kawasan Kumuh 0% dan Akses Sanitasi 100%), Pemerintah Indonesia telah meningkatkan secara signifikan alokasi anggaran untuk sektor air limbah dan terus memberikan arah kebijakan yang memungkinkan daerah dapat memanfaatkan peluang- peluang baru dalam memenuhi kewajiban untuk meningkatkan pelayanan pengelolaan air limbah domestik.

Luas pemukiman kumuh di Padang tahun 2012 mencapai 22 persen (102.6Ha) Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kelurahan Teluk Kabung Selatan adalah salah satu daerah pemukiman nelayan. Suatu daerah berlokasi pinggir laut yang langsung berbatasan dengan Samudera Indonesia. Dengan jumlah penduduk yang sangat rapat, kelurahan ini tercatat memiliki jumlah penduduk 1.827 jiwa dengan 372 Kepala Keluarga (KK).

Sebagian besar penduduk di Kelurahan Teluk Kabung Selatan tidak memiliki kamar mandi untuk melakukan Mandi Cuci ke Kakus (MCK) di rumah mereka sendiri, sehingga di kelurahan ini terdapat 4 buah MCK (Mandi, Cuci, Kakus) Komunal/umum dengan kondisi sangat memprihatinkan dan dapat dikatakan tidak layak pakai. Masalah dasar yang ada pada fasilitas sanitasi umum adalah tidak adanya rasa memiliki pada pengguna sehingga sangat kecil dapat diperoleh kesepakatan dari pengguna untuk menjaga secara bersih dan menggunakan sesuai fungsinya. Faktor pendidikan, penghasilan, pengetahuan dan sikap masyarakat tentang pemanfaatan MCK Komunal mempengaruhi tercapainya tujuan di bangun MCK Komunal tersebut yakni untuk memenuhi kebutuhan air bersih dan kebutuhan jamban keluarga sehat masyarakat dengan septic tank kondisi fasilitas sanitasi yang telah di sediakan Pemerintah.

Menurut Afrizal (2010), pengetahuan akan pentingnya penggunaan MCK umum dibandingkan dengan penggunaan ruang terbuka berhubungan dengan sikap masyarakat. Sikap masyarakat yang berubah dengan persentase terbanyak berasal dari masyarakat yang Pengetahuannya baik atau mengerti MCK akan pentingnya penggunaan MCK hal tersebut dikarenakan adanya sosialisasi dari dinas terkait menyangkut dengan pentingnya kesehatan lingkungan. Tingginya pengetahuan seseorang akan mempengaruhi sikap terhadap pemanfaatan MCK.

Tujuan penelitian ini adalah Untuk melihat hubungan pendidikan, penghasilan, pengetahuan dan sikap masyarakat dengan perilaku pemanfaatan MCK (Mandi, Cuci, Kakus) Komunal yang berada di pemukiman nelayan Kelurahan Teluk Kabung Selatan.

Nama : Purnama Wirawan