Hubungan Pola Asuh Orang Tua Permisif Terhadap Perkembangan Sosial Emosional Remaja Dalam Tinjauan Pendidikan Islam

Pendidikan dalam Keluarga merupakan inti dan fondasi dari upaya pendidikan secara keseluruhan. Pendidikan anak diperoleh terutama melalui interaksi antara orang tua-anak. Dalam pola usaha orang tua akan menunjukan sikap dan perlakuan tertentu sebagai perwujudan pendidikan terhadap anaknya, oleh karena itu keluarga mempunyai peranan penting dalam mengembangkan potensi anak.

Mengasuh anak bukan hanya memenuhi kebutuhan fisik atau jasmaninya saja,melainkan juga pada pemenuhan optimalisasi perkembangan yang lain emosi, sosial, bahasa, motorik dan kognifif. Peran keluarga dalam pendidikan anak usia dini sangatlah besar, terutama pada jalur pendidikan informal. Anak lebih banyak menghabiskan waktunya di rumah dari pada di luar rumah sehingga di butuhkan pengawasan serta perhatian lebih dari orang tua.

Ketidaktahuan psikis anak akan menimbulkan berbagai kekerasan dari orangtua sebagai orang terdekatnya berupa kekerasan fisik, psikis, bahkan seksual. Kekerasan fisik misalnya dengan mencubit, memukul, dan jewer mulai dari kekerasan berkadar ringan hingga berdosis ekstrem. Kekerasan psikis seperti memberi stigma (cap buruk) “kamu anak nakal, tidak tahu diri, jorok, bodoh dan sejenisnya”.

Dari observasi yang telah peneliti lakukan sebelumnya diketahui bahwa remaja di Desa Ngatabaru Kecamatan Sigi Biromaru. memiliki perkembangan sosial emosional yang beragam, diantaranya ada anak yang bisa membina hubungan dengan teman sebaya serta orang yang baru dikenal, ada yang suka menyendiri serta pendiam. Ada anak yang tidak mampu mengelola emosi terlihat dari anak yang suka usil dengan temannya.

Oleh karena itu, masalah utama yang akan dibahas dalam tulisan ini yaitu : “Bagaimana hubungan pola asuh orang tua permisif pada anak remaja” menurut pandangan Islam ini diharapkan dapat menghasilkan sesuatu konsep tentang cara-cara menanamkan nilai-nilai kepada anak dalam keluarga menurut Islam yang tentunya akan sangat bermanfaat, khususnya bagi orang tua yang mempumyai cita-cita, agar anaknya kelak menjadi manusia yang baik dan berpribadi luhur.

Nama : Siti Maisarah Annisa