Kualitas Pelayanan Penerimaan Siswa Baru Di Sekolah Taman Kanak-Kanak Seseibi Talaga Kecamatan Dampelas Kabupaten Donggala

Menurut Ivancevich dalam Rokmawanto (2007;117) pelayanan adalah produk-produk yang tidak kasat mata (tidak dapat diraba) yang melibatkan usaha-usaha manusia dan menggunakan peralatan. Sedangkan menurut Thoha dalam Sedarmayanti, (2009;243) pelayanan masyarakat merupakan usaha yang dilakukan oleh seseorang dan atau kelompok orang atau instansi tertentu untuk memberi bantuan dan kemudahan kepada masyarakat dalam mencapai tujuan.

Sedarmayanti (2009;243) mengatakan pelayanan berarti melayani suatu jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat dalam segala bidang. Kegiatan pelayanan kepada masyarakat merupakan salah satu fungsi administrasi negara. Pengertian lain menurut Hardiyansyah (2011:12) pengertian pelayanan publik adalah melayani keperluan orang atau masyarakat atau organisasi yang memiliki kepentingan pada organisasi, sesuai dengan aturan pokok dan tata cara yang ditentukan dan ditujukan untuk memberikan kepuasan kepada penerima layanan Dari pengertian pelayanan publik di atas dapat disimpulkan bahwa pelayanan publik merupakan segala bentuk pelayanan yang diberikan oleh pemerintah baik yang diselenggarakan oleh lembaga pemerintah itu sendiri ataupun oleh lembaga non-pemerintah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat maupun pelaksanaan ketentuan yang telah ditetapkan dengan segala sarana, dan perlengkapannya melalui prosedur kerja tertentu guna memberikan jasa pelayanan dalam bentuk barang dan jasa.

Terkait dengan konsep pelayanan, dikenal dua jenis pelaku pelayanan, yaitu penyedia layanan dan penerima layanan. Terkait dengan hal tersebut, Barata (2003;11) mengemukakan bahwa penyedia layanan atau service provider  adalah pihak yang dapat memberikan suatu layanan tertentu kepada konsumen, baik berupa layanan dalam bentuk penyediaan dan penyerahan barang (goods) atau jasa-jasa (services). Penerima layanan atau service receiver adalah pelanggan (customer) atau konsumen (consumer) yang menerima layanan dari penyedia layanan.

 Pelayanan sendiri merupakan salah satu kebutuhan dalam kehidupan manusia, pelayanan ini dibutuhkan oleh manusia sebab manusia hidup dalam benegara yang di dalamnya terdapat aturan-aturan dan proses-proses administrasi yang harus dilalui. Dengan demikian apa yang disebut dengan pelayanan tidak tiadk akan dapat dilepaskan dalam kehidupan setiap orang yang hidup dalam suatu negara. Sebab dalam kehidupan tersebut banyak kebutuhan-kebutuhan manusia yang berkaitan dengan aturan dan proses administrasi. Misalnya, orang ingin kuliah perlu mendaftar terlebih dahulu kemudian mengikuti tes, lalu setelah lulus mendaftar ulang, membayar SPP, mengisi KRS dan lain-lain. Contoh lain, manusia ingin mengurus Kartu Keluarga (KK) maka manusia harus melalui proses administrasi sesuai dengan aturan yang telah dibuat oleh negara/pemerintah.

Oleh karena itu, pelayanan telah menjadi bagian dari kehidupan manusia yang hidup bernegara. Oleh karena itu, untuk memenuhi kebutuhan akan pelayanan tersebut, negara telah membuat aturan dan menyediakan fasilitasnya, sarana dan prasarananya. Karena pentingnya pelayanan terhadap kebutuhan manusia, pemerintah sebagai penyelenggara negara harus menyediakan sarana pelayanan yang memadai dan berkualitas sehinggan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat tersebut dalam pengertian bahwa perlayanan tidak sekedar ada, tetapi pelayanan tersebut mampu memberikan kepuasan kepada masyarakat sehingga mereka merasa bahwa dengan pelayanan tersebut, kebutuhan meraka dapat terpenuhi. Dengan demikian pelayanan yang diberikan harus berkualitas dan memenuhi kriteria-kriteria yang dikemukakan para ahli.

Menurut Goetsch dan Davis dalam Tangkilisan (2007;209) kualitas merupakan suatu kondisi dinamis yang berhubungan dengan produk, jasa, manusia, proses, dan lingkungan yang memenuhi atau melebihi harapan. Berdasar pada pengertian tersebut, kualitas mengandung elemen-elemen yang meliputi usaha memenuhi atau melebihi harapan pelanggan yang mencakup jasa produk, jasa, manusia, proses, dan lingkungan, serta merupakan kondisi yang selalu berubah.

Sekolah merupakan salah satu lembaga pelayanan publik yang memiliki peranan penting dalam dunia pendidikan dan sangat menentukan bagi kelangsungan generasi masa depan bangsa, mulai dari level Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sampai dengan  Sekolah Menengah Atas (SMA)/sedrajat. Sekolah merupakan lembaga pendidikan utama bagi keberhasilan masa depan anak bangsa dan keberadaannya sangat dibutuhkan masyarakat yang sadar akan pentingnya pendidikan bagi anak-anak mereka. Sekolah merupakan tempat tempat dimana anak-anak dididik, dibentuk karakternya, dan memperoleh ilmu pengetahuan untuk kepentingan hidup masa depannya.

Sekolah Taman Kanak-Kanak (TK) Ita Seseibi Talaga Kecamatan Dampelas Kabupaten Donggala merupakan salah satu Sekolah yang setiap tahunnya menerima siswa baru. Oleh karena itu, TK Seseibi tentu harus memberikan pelayanan berkualitas dalam proses rekrutmen atau penerimaan siswa baru agar masyarakat semakin tertarik untuk menyekolahkan ankanya di Sekolah tersebut. Oleh karena itu penelitian ini diberi judul: Kualitas Pelayanan Penerimaan Siswa Baru di Sekolah Taman Kanak-Kanak Seseibi Talaga Kecamatan Dampelas Kabupaten Donggala. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah kualitas pelayanan penerimaan siswa baru di Sekolah Taman Kanak-Kanak Seseibi Talaga.

Nama : Irmayani