Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Melalui Bermain Fungsional Lempar Tangkap Bola Besar Kelompok A TK Qalbun Salim Kalukubula Kecamatan Sigi Biromaru

Pada anak usia dini merupakan masa yang paling baik untuk menanamkan nilai-nilai yang berhubungan dengan aktifitas sosialnya, moralnya, komunikasinya dan motoriknya. Sehingga anak berada pada tahap pertumbuhan dan perkembangan fisik yang paling pesat khususnya dalam kemampuan fisik maupun motorik. Pada kegiatan anak dalam kaitannya dengan peningkatan motorik kasar melalui bermain fungsional lempar tangkap bola besar anak menggunakan tangan, pergelangan tangan dan jari tangan dalam peningkatan motorik kasar yang dilakukan, hal ini menjadi perkembangan yang dapat diprediksikan oleh guru di PAUD.

Melalui bermain tersebut diharapkan anak dapat lebih fokus, serta memiliki  kemampuan ketangkasan seperti melempar, menangkap dimana tangan akan sangat digunakan pada saat bermain. Salah satunya yang dilakukan guru dalam peningkatan motorik kasar melalui bermain fungsional lempar tangkap bola besar adalah cara meningkatkan kemampuan anak secara optimal yaitu melalui bermain Fungsional lempar tangkap bola besar pada pembelajaran bagi di PAUD.

Berdasarkan pengamatan yang peneliti lakukan dalam proses pembelajaran  meningkatkan motorik kasar anak melalui bermain fungsional lempar tangkap bola besar  Kelompok A Qalbun Salim Kalukubula Kecamatan Sigi Biromaru, kemampuan motorik kasar masih memerlukan stimulasi dikarenakan kurangnya kesadaran akan pentingnya pengembangan kemampuan motorik kasar pada diri anak, sehingga anak didik kurang menjalankan secara sungguh-sungguh, anak kurang merespon permainan yang diberikan guru.

Maka dari hal itu terdapat beberapa aspek motorik kasar yang belum optimal diantarannya yaitu (1) anak saat berlari belum mampu bereaksi secara cepat terhadap rangsangan yang diberikan guru sehingga untuk mencapai tujuan diperlukan waktu yang lama,(2) anak belum mampu merubah arah posisi secara cepat,(3) Keseimbangan yang kurang dapat terlihat saat anakberjalan berjinjit masih sering menyentuh tanah,(4) ketertarikan yang dimiliki anakkurang, hal ini terlihat dari antusias yang ditunjukkan saat proses pembelajaran,(5) kegiatan yang diberikan oleh pendidik berupa permainan memanjat, berlari, jalan-jalan dan aktivitas tersebut merupakan suatu kegiatan yang yang sering dilakukan anak bahkan saat berada dirumah. Sehingga dari kegiatan tersebut aspek motorik kasar masih belum dapat distimulasi secara optimal.

Berdasarkan uraian di atas, maka peneliti tertarik untuk melakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yaitu meningkatkan kemampuan motorik kasar anak melalui bermain fungsional lempar tangkap bola besar pada anak kelompok A TK Qalbun Salim. Melalui penelitian tersebut diharapkan agar kemampuan motorik kasar pada sekolah tersebut dapat ditingkatkan melalui  bermain fungsional lempar tangkap bola besar melalui permainan yang sederhana.

Nama : Wahyuni