Pengaruh Diameter Pipa Sanitasi Terhadap Kekuatan Balok Beton Bertulang Pada Gedung Bank Perkreditan Rakyat Palu

Beton bertulang merupakan kombinasi antara beton dan baja. Kombinasi keduanya membentuk suatu elemen struktur dimana dua macam komponen saling bekerja sama dalam menahan beban yang bekerja/dibebankan ke elemen tersebut, dimana beton menahan gaya tekan dan geser yang terjadi, sedangkan tulangan baja mempunyai fungsi menahan gaya tarik (lentur). Beton bertulang digunakan pada bangunan struktural antara lain pelat lantai, balok, kolom dan pondasi.

Di era pembangunan saat ini, banyak sekali permasalahan yang dihadapi dalam penentuan penempatan saluran pembuangan khususnya sanitasi. Salah satu contoh yang sering kali kita temukan yaitu, penempatan saluran pembuangan.

Dimana kali ini pada pembangunan gedung Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Palu pipa pembuangan berada menempel di bawah balok beton bertulang oleh sebab itu beban pipa pembuangan dan air buangannya dipikul oleh salah satunya yaitu balok beton bertulang.

ehingga penulis mencoba menempatkan pipa pembuangan tersebut ke dalam balok beton bertulang dan menganalisa pengaruhnya yang berdampak pada kekuatannya, baik lentur maupun geser.

Nama : Marwan M. Atika