Peningkatan Motivasi Dan Hasil Belajar Ekonomi (Akuntansi) Melalui Model Make-a Match

Dalam konteks pendidikan, peran dan fungsi ilmu Ekonomi (Akuntansi) dalam dunia pendidikan adalah menyediakan informasi kuantitatif, terutama yang bersifat keuangan, agar berguna dalam pengambilan keputusan ekonomi dalam entitas pendidikan.1 Dalam kurikulum berbasis kompetensi pembelajarn Ekonomi (Akuntansi) di SMA bertujuan untuk mengembangkan kemampuan peserta didik dalam berfikir logis, dan membentuk sikap kritis, kreatif, jujur, komunikatif, dan penuh motivasi.

Peneliti melakukan analisis terhadap aktivitas belajar dan hasil belajar Ekonomi (Akuntansi) yang diperoleh dari ulangan harian peserta didik kelas XII IPS 2 SMA Negeri I Trimurjo semester ganjil Tahun Pelajaran 2015/2016, Pada pokok bahasan mencatat transaksi ke jurnal khusus, dengan KKM 70, diperoleh profil hasil belajar peserta didik : yang memperoleh nilai lebih dari atau sama dengan KKM sebanyak 15 orang ( 42,9% ) dan yang memperoleh nilai dibawah KKM sebanyak 20 orang ( 57,1%). Dari hasil ulangan harian tersebut menunjukkan bahwa hasil belajar Ekonomi (Akuntansi) peserta didik kelas XII IPS2 masih rendah , 57,1% tergolong kategori belum tuntas.

Motivasi peserta didik dalam belajar Ekonomi (Akuntansi) dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor sebagai variabel yang esential, seperti: Model pembelajaran yang digunakan oleh pendidik, cara verbal Pendidik mengajar Ekonomi (Akuntansi), penggunaan media belajar, dan sebagainya. Berbagai faktor tersebut apabila diaplikasikan di dalam proses belajar mengajar Ekonomi (Akuntansi) di sekolah, maka akan meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik. Menurut Qadriyah pembelajaran kooperatif merupakan salah satu pembelajaran pembelajaran motivasional yang diyakini mampu meningkatkan motivasi peserta didik 1 Subandi, Pengembangan Kurikulum Berbasiskan Kewirausahaan Di Perguruan Tinggi Keislaman Swasta maupun hasil belajar peserta didik, karena pembelajaran ini berorientasi kepada peserta didik (student oriented), yang melibatkan peserta didik secara emosional dan sosial dalam belajar.

Melalui pembelajaran kooperatif dengan model Make-A Match (Mencari Pasangan), memungkinkan tercipta suasana interaksi peserta didik yang kooperatif, dan menyenangkan. Antar peserta didik akan memungkinkan menjadi sumber belajar bagi sesamanya, dan peserta didik akan merasa lebih senang dan mudah belajar sehingga pendidik dapat mengoptimalkan pencapaian kompetensi peserta didik.

Nama : Suminarto

Sumber : https://media.neliti.com/media/publications/266145-peningkatan-motivasi-dan-hasil-belajar-e-7bb175b7.pdf