Perbedaan Indikator-Indikator Obesitas Pada Lansia Hipertensi Dan Non-Hipertensi

Hipertensi atau kenaikan tekanan darah merupakan penyebab penyakit jantung iskemik dan stroke1 yang merupakan dua penyebab kematian tertinggi menurut WHO. Berdasarkan data Riskesdas, pravelensi hipertensi juga mengalami peningkatan dari 7,6% di tahun 2007 menjadi 9,5% di tahun 2013.

Sayangnya, banyak kejadian hipertensi yang tidak terdiagnosa salah satunya dikarenakan tidak munculnya tanda dan gejala. Pemantauan tekanan darah yang merupakan langkah promosi kesehatan dari diri sendiri yang utama pun sulit untuk diamati.

Padahal mengetahui status kesehatan dan risiko terhadap penyakit merupakan langkah pertama dari promosi kesehatan dari diri sendiri untuk penyakit jantung.  Sehingga diperlukan cara penentuan peningkatan risiko yang lebih mudah teramati, seperti dari perubahan ukuran antropometri tubuh. Dari beberapa penelitian juga diketahui bahwa tekanan darah diketahui berhubungan dengan IMT, lingkar pinggang dan rasio lingkar pinggang-panggul (RLPP).  Peningkatan IMT, lingkar pinggang dan RLPP yang melebihi nilai normal diketahui dapat meningkatkan angka mortalitas 12 dan morbiditas 13 beberapa penyakit degeneratif seperti diabetes mellitus, kanker termasuk hipertensi.

Apabila peningkatan risiko dapat teramati oleh diri sendiri lebih dini, penanganan lebih lanjut dapat dilakukan segera sehingga diharapkan dapat membantu mengontrol atau bahkan menurunkan prevalensi hipertensi. Mengingat langkah dari diri sendiri ini sangat penting dalam promosi kesehatan dan pencegahan penyakit.

Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk melihat signifikasi perbedaan IMT, lingkar pinggang dan RLPP pada lansia yang hipertensi dan tidak hipertensi.

Nama : Nur Lathifah Mardiyati